Minggu, 04 Februari 2018

Mengenal genjer

Genjer merupakan tanaman yang tumbuh di rawa atau kolam berlumpur yang banyak airnya. Tanaman genjer merupakan tanaman asli wilayah tropis dan subtropis Amerika (Jacoeb et al. 2010). Warna daunnya hijau dengan lapisan lilin sehingga terlihat mengkilat.Di berbagai daerah, genjer dikenal dengan sebutan haleyo (Batak), eceng (Melayu), genjer, saber (Sunda) dan centongan (Jawa). Klasifikasi dari tanaman genjer menurut Plantamor (2008) adalah sebagai berikut. 

Kingdom : Plantae  

Divisi  : Magnoliophyta  

Kelas  : Liliopsida  

Ordo  : Alismatales

Famili  : Limnocharitaceae 

Genus  : Limnocharis 

Spesies : L. flava (L.) Buch 

 Pemanfaatan tanaman genjer dilakukan terhadap daun muda dan bunga yang belum terbuka yang dimakan sebagai sayuran, di Indonesia terutama di Jawa Barat, di Malaysia, dan di Thailand.   Tanaman ini biasanya tidak dimakan mentah tetapi dipanaskan di atas api atau dimasak untuk waktu yang singkat.  Pengolahan genjer sebagai penambah nafsu makan adalah dengan pengukusan genjer segar hingga setengah matang yang dikonsumsi sebagai lalapan. Daun dan bunga genjer berkhasiat sebagai penambah nafsu makan.Daun dan bunga genjer mengandung kardenolin, flavonoid dan polifenol         (Plantamor 2008).  Menurut Maisuthisakul et al. (2008) menunjukan bahwa         L. flava di wilayah Thailand mengandung total fenolik sebesar 5,4 mg GAE/g berat kering dan total flavonoid sebesar 3,7 mg RE/g berat kering.  Genjer juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dengan cara batang genjer dicacah menjadi bagian kecil-kecil, kemudian dicampur dengan bekatul atau dedak sebagai pakan sapi dan kambing. 











Berikut ini adalah Tabel kandungan nutrisi dari 100 gram tanaman genjer :

Komponen Gizi

Jumlah

Energi

Protein

Lemak

Karbohidrat

Kalsium

Fosfor

Kalium

Zat Besi

Vitamin A

Vitamin B1

Vitamin C

Air

BDD

33 kcal

2,2 g

0,1 g

7,4 g

7 mg

100 mg

0,5 mg

200 mg

0,08 mg

8 mg

8 mg

89,5 mg

100 %


Tidak ada komentar:

Posting Komentar